MALANG – Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah untuk membina anak bangsa agar menjadi generasi yang bertaqwa, terampil, mandiri, berbakat, tangkas dan bersahaja dalam format kegiatan pendidikan yang menarik dan menyenangkan.

Pramuka SMK Putra Indonesia Malang (PRAPIMA) Tunas Aswara Widya Acitya Dharma yang tergabung di Ambalan Jatayu Cakra dan Padma Cakra kembali menunjukkan eksistensinya dalam pembinaan dan kegiatan ke-Pramukaan rutin setiap hari Jumat.


Yakni dengan melaksanakan kegiatan penyematan tanda Pramuka di Aula SMK PIM, 13 September 2019. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik Kelas X SMK PIM. Penyematan tanda Pramuka kepada anggota baru dilakukan oleh Kepala SMK PIM, Siti Zubaidah, S.Pd.

“Kegiatan Pramuka, hukumnya wajib di kelas X, dan nilainya masuk raport  minimal B,” tegas wanita yang menjadi pembina upacara penyematan tanda Pramuka tersebut. Ia mengatakan,  kegiatan Pramuka digalakkan di SMK oleh Kemendikbud untuk mengantisipasi pengaruh negatif di era teknologi modern ini.

Harapannya, peserta didik mengikuti kegiatan Pramuka bukan karena terpaksa, tetapi diniatkan datang untuk membangun dan mengembangkan potensi serta semangat nasionalis melalui kegiatan ekstrakurikuler ke-Pramukaan dan meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik.

“Semoga peserta didik mampu menunjukkan keteladanan sebagai anggota Pramuka penegak yang dapat memberi pengaruh positif, baik di lingkungan tempat tinggal masing-masing maupun dalam pergaulan di sekolah,” terang Bu Zubed, sapaan akrabnya di akhir sambutan. (mar/Malangpostonline.com)

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *