PULIHKAN SUARA JELANG LOMBA, DINDA FEBRIANTI MURID SMKPIM RAIH JUARA 3 SOLO SINGING TINGKAT KOTA MALANG

MALANG – Keterbatasan waktu persiapan tak menyurutkan semangat Dinda Febrianti Putri Kurniawan, siswi kelas XII Teknik Kimia Industri SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM), untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang tarik suara. Berkat kecintaan pada musik dan tekad untuk terus mengembangkan bakat, Dinda berhasil meraih Juara 3 kategori Solo Singing tingkat Kota Malang.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMK Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya pada 6–12 September 2026.

Bagi Dinda, pencapaian ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa keberanian untuk mencoba dapat membuka peluang meraih prestasi. Terlebih, persiapannya menghadapi kompetisi tersebut terbilang singkat karena harus menjalani pemulihan kondisi suara.

“Jujur, sebenarnya saya hanya melakukan persiapan sekitar satu minggu sebelum lomba. Itu pun tidak rutin karena saya masih dalam pemulihan setelah suara saya habis. Saya mempersiapkan diri secara perlahan dengan mematangkan lirik lagu yang akan dibawakan,” ungkap Dinda.

Ketertarikan Dinda mengikuti kompetisi ini berangkat dari kecintaannya terhadap dunia tarik suara. Ia mengaku senang bernyanyi dan ingin terus mengasah kemampuan yang dimilikinya. Kesempatan mengikuti lomba pun dimanfaatkan untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman di bidang yang diminatinya.

Dalam menghadapi kompetisi, Dinda menyadari bahwa rasa gugup dan takut merupakan tantangan yang harus dihadapi. Namun, ia berusaha mengesampingkan keraguan tersebut dan berfokus memberikan penampilan terbaik sesuai waktu persiapan yang tersedia.

Strategi yang dilakukannya adalah memaksimalkan latihan secara efektif, terutama dengan memperkuat penguasaan lirik dan mempersiapkan penampilan agar dapat bernyanyi dengan baik.

“Mungkin ada rasa grogi dan takut, tetapi semua itu tidak ada artinya jika kita merasa bahwa kita mampu. Saya berusaha memaksimalkan persiapan agar bisa bernyanyi dengan baik dalam waktu yang singkat,” tuturnya.

Dinda juga mengungkapkan bahwa dukungan orang tua, keluarga, dan teman-teman dekat menjadi sumber semangat tersendiri dalam perjalanan meraih prestasi. Apresiasi yang diterimanya melalui kompetisi tersebut memiliki arti besar karena menjadi salah satu pencapaian berharga dalam hidupnya.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan bagi Dinda untuk terus mengembangkan potensi di bidang musik. Ia ingin meningkatkan kemampuan vokalnya, memperkaya pengalaman tampil, dan membuka peluang untuk meraih prestasi berikutnya.

Dinda juga berpesan kepada para pelajar yang memiliki minat di bidang tarik suara agar tidak ragu mengembangkan kemampuan. Menurutnya, keterampilan bernyanyi dapat terus diasah melalui latihan dan kemauan untuk belajar.

“Semangat untuk kalian yang sedang mengasah vokal. Jangan berhenti berlatih karena kemampuan bernyanyi bisa terus dikembangkan. Asah keterampilan kalian dan teruslah berusaha meraih mimpi,” pesannya.

Prestasi Dinda menjadi pengingat bahwa pengembangan bakat dapat berjalan beriringan dengan pendidikan kejuruan. Di tengah kesibukan belajar di bidang Teknik Kimia Industri, ia membuktikan bahwa minat dan potensi di luar bidang akademik juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk bertumbuh, berprestasi, dan membangun kepercayaan diri.

BACA JUGA : OSVALDO SABET MEDALI EMAS NASIONAL OLIMPIADE KEDOKTERAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *