MALANG – Rasa sakit tak mampu memadamkan semangat Naomi Dinanta Putri untuk menari. Di tengah kondisi kaki yang belum sepenuhnya pulih, siswi kelas X Teknik Kimia Industri SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM) itu justru mampu menunjukkan penampilan terbaiknya di Watugede Cultural Festival 2026, Singosari, Kabupaten Malang.

Naomi berhasil meraih Juara 3 kategori Tunggal B dalam lomba tari tradisional dan kreasi. Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena diraihnya di tengah tantangan fisik dan rasa gugup menghadapi para peserta yang memiliki pengalaman lebih banyak.

Dalam ajang tersebut, Naomi membawakan tari “Ngganong”. Bukan sekadar gerakan tari, Ngganong memiliki makna mendalam tentang penerimaan diri atas segala kekurangan dan kelebihan, tanpa rasa kecewa, sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri.

“Saya sangat senang dan antusias bisa turut berekspresi di Watugede Culture Festival 2026,” ujar Naomi.

Untuk menghadapi perlombaan, Naomi mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Mulai dari gerakan hingga kostum dipersiapkan dengan matang. Namun, perjuangannya tidak mudah. Kondisi kaki yang belum pulih menjadi tantangan tersendiri, terlebih tarian yang dibawakannya membutuhkan kekuatan fisik cukup besar.

Rasa nervous juga sempat menghampiri ketika berada di atas panggung. Persaingan yang ketat serta pengalaman peserta lain yang lebih banyak membuat Naomi harus mampu mengendalikan rasa gugupnya.

“Yang paling mendukung saya adalah keluarga, teman, dan guru ekskul. Guru ekskul yang merekomendasikan dan memberi support hingga saya berani ikut lomba,” ungkapnya.

Dari panggung tersebut, Naomi membawa pulang lebih dari sekadar piala. Ia menemukan keyakinan baru bahwa setiap orang memiliki potensi dan bakat yang berbeda.

“Saya menjadi lebih percaya akan potensi diri saya. Saya percaya bakat yang dimiliki antarindividu berbeda-beda,” tuturnya.

Naomi pun berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya. Ia ingin kembali mengikuti berbagai festival dan perlombaan sekaligus ikut menjaga keberlangsungan seni tari tradisional.

“Saya berharap bisa terus ikut serta melestarikan budaya tari dan bisa menyumbangkan prestasi yang terbaik untuk SMK PIM,” pungkasnya.

BACA JUGA : TIGA SISWA SMK PIM BORONG MEDALI EMAS DI AJANG NASIONAL AIRLANGGA COMPETITION 19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *