Murid Baru Belajar Sambil Berbagi untuk Adik Adik SDN Bunulrejo 2 Malang
Malang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Putra Indonesia (PIM) Malang tidak hanya diisi dengan kegiatan di lingkungan sekolah. Melalui program bertajuk “Operasi Sepatu Kinclong”, para peserta didik baru turun langsung berbagi ilmu dan kepedulian kepada siswa SDN Bunulrejo 2 Kota Malang dengan kegiatan membersihkan sepatu bersama dalam suasana penuh keceriaan.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari materi MPLS sehari sebelumnya, ketika seluruh siswa baru mendapatkan praktikum membuat sabun cuci sepatu tanpa bilas air. Setelah memahami proses pembuatannya, mereka mengaplikasikan hasil karya tersebut dengan mengedukasi adik-adik sekolah dasar tentang cara membersihkan sepatu yang benar.
Kepala SDN Bunulrejo 2 Kota Malang, Setyatini, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi pengalaman baru yang bermanfaat bagi para siswa.
“Hari ini kakak-kakak dari SMK Putra Indonesia Malang akan memberikan ilmu kepada kalian. Perhatikan dengan baik bagaimana cara membersihkan sepatu menggunakan sabun cuci sepatu tanpa dibilas air,” pesannya kepada para siswa sebelum kegiatan dimulai.
Suasana semakin hidup ketika siswa baru SMK PIM mendampingi adik-adik SD secara langsung. Osvaldo Adi Yusuf, peserta MPLS asal SMPI Bani Hasyim, mendampingi Akman, siswa kelas VI, membersihkan sepatu bersama.
Osvaldo mengaku antusias karena untuk pertama kalinya membuat sabun cuci sepatu sendiri. “Pembuatan sabunnya ternyata mudah. Menarik karena baru pertama kali mencoba, lalu kami bisa langsung mengajarkan cara menyikat sepatu yang benar kepada adik-adik,” ujarnya.
Sementara itu, Akman tampak sumringah melihat sepatunya kembali bersih. Ia mengaku senang karena sepatunya dibersihkan bersama kakak-kakak dari SMK Putra Indonesia Malang.
Kesan serupa disampaikan Aulin Naurahman Salsabila, peserta MPLS asal SMPN 1 Lawang, yang mendampingi Putri, siswi kelas VI.
“Seru sekali. Kakak-kakak OSIS aktif membimbing kami. Kami belajar membuat sabun cuci sepatu, lalu memberikan edukasi kepada anak-anak SD tentang cara membersihkan sepatu. Putri juga senang karena hasilnya langsung kinclong,” katanya.
Melalui kegiatan Operasi Sepatu Kinclong, SMK Putra Indonesia Malang tidak hanya mengenalkan budaya sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, kerja sama, kreativitas, serta semangat berbagi ilmu kepada masyarakat. Dari sepasang sepatu yang kembali bersih, lahir pelajaran berharga bahwa pendidikan bukan sekadar belajar di kelas, melainkan juga menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
