MALANG- SMK Putra Indonesia Malang (PIM) yang memiliki program Keahlian Kimia Industri dan Farmasi Industri telah meluluskan peserta didik tahun pelajaran 2019/2020. SMK yang berlokasi di Jalan Barito No 5 Malang ini membekali lulusannya agar siap menghadapi dunia kerja dengan menggelar workshop career bertajuk Prepare Your Career, Prepare Your Future.

Bertepatan dengan pandemi Covid-19, kegiatan seminar ini digelar secara live online Facebook (FB) SMK Kimia Industri. Sebagai narasumber seminar di SMK yang memiliki slogan Touch Your Future ini menghadirkan HRD PT. Molindo Raya Industrial, Sopian Hadi, ST, CHRP. Workshop wajib diikuti oleh lulusan SMK PIM 2020 secara online, karena menghadirkan narasumber dari dunia industri.

Selain itu lulusan diharapkan aktif memberikan pertanyaan kepada narasumber melalui kolom komentar FB karena panitia memberikan banyak doorprize bagi lulusan yang aktif bertanya. Kegiatan ini berlangsung online selama satu jam, diawali dengan tanya jawab moderator dengan Sopian, sapaan akrab narasumber. Moderator banyak memberikan pertanyaan seputar permasalahan yang dihadapi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.

Tidak hanya permasalahan, namun juga ditanyakan tips dan trik mudah masuk dunia kerja. Menurut Sopian, problem yang sering dihadapi fresh graduate ketika pertama kali masuk dalam dunia kerja adalah budaya kerja di industri. “Budaya kerja di industri berbeda dengan dunia sekolah. Dalam sisi aturan dan pelaksanan kebiasaan sehari-hari karyawan, dituntut aktif. Jika tidak mereka akan tidak mampu berkembang,” jelas pria yang puluhan tahun berpengalaman menjadi HRD.

Selain budaya kerja, kesiapan mental juga berpengaruh. “Ketika seorang fresh graduate memasuki dunia kerja, mereka akan menjadi orang baru yang harus menyesuaikan dana mengikuti ritme yang sudah ada, komunikasi yang baik dengan senior sangat diperlukan,” tambah pria yang juga merupakan profesional HR Motivator dan SDM trainer. Sopian memaparkan, jika karyawan baru tidak mampu komunikasi dengan baik dengan senior, serta mengikuti ritme kerja, sudah pasti akan terjadi kesenjangan.

Sehingga mental down dan berakibat pada resign. Berlanjut ke sesi tanya jawab, Sopian memberikan tips dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan lulusan SMK PIM di kolom komentar. “Tips utama masuk dunia kerja di masa pandemi Covid-19 ini, harus pandai dalam lihat peluang. Lulusan farmasi dan kimia industri sangat berpeluang karena pandemi Covid-19 tidak akan mematikan pekerjaan di bidang kimia dan farmasi,” ungkapnya.

Tapi lanjut dia, lulusan harus banyak komunikasi dengan sekolah, serta komunikasi dengan tempat magang. Akun FB Ardhia Fasha berkomentar: “Kira kira apa saja tantangan yang akan dihadapi untuk pegawai yang baru? Dan bagaimana cara jitu untuk menghadapi tantangan tersebut?,”. Sopian menjawab tantangannya yakni hilangkan mindset minder lulusan SMK tak mampu bersaing.

“Kata minder itu harusnya dicoret dan jangan ditanamkan dalam diri pribadi. Saya lulusan SMK yakin saya punya karir. Ketika memasuki umur 32 tahun, saya sudah mencapai level manajer,” terangya. Akun FB Novandre pun berkomentar tentang pandangan HRD dalam mengambil seorang karyawan. “Pendidikan, pengalaman, jurusan yang mendekati kebutuhan, profil kepribadian calon karyawan, kondisi kesehatan yang menjadi dasar kami memilih karyawan,” tutupnya. (mar)

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *