MALANG – Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengantarkan lulusan SMK ke dunia kerja. Hal tersebut dirasakan oleh Mochammad Nafhan Atandra Denaya, murid kelas XII Teknik Kimia Industri SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM), yang kini diterima bekerja di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung.
Nafhan mengaku bersyukur dan bahagia karena dapat bekerja sesuai dengan bidang konsentrasi keahlian yang ditempuh selama bersekolah. Ketertarikannya bergabung dengan KAN Jabung berawal dari pengalaman PKL yang telah dijalani.
“Saya sangat senang sekali karena bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang konsentrasi keahlian saya. Motivasi saya bekerja di KAN Jabung karena sebelumnya saya telah melaksanakan PKL di sini,” ungkap Nafhan.
Menariknya, proses penerimaan kerja Nafhan tidak melalui tahapan seleksi formal. Ia diterima berdasarkan rekomendasi, sebagai bentuk kepercayaan dari pihak perusahaan atas kompetensi, kedisiplinan, dan sikap kerja selama PKL.
Menurut Nafhan, lingkungan kerja yang nyaman serta profesional menjadi nilai tambah bekerja di KAN Jabung. Ke depan, ia bercita-cita menjadi Quality Control (QC) atau laboran yang andal di bidang Food and Beverage (F&B).
“Pesan saya untuk teman-teman, tetap semangat dan jangan lupa sholat,” tambahnya.
Capaian tersebut turut mendapat apresiasi dari orang tua Nafhan, Indra Pradnya Paramita. Ia mengaku sangat bersyukur atas kesempatan kerja yang diperoleh putranya sejak masih berstatus pelajar.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur. Semoga Nafhan mendapatkan pengalaman kerja yang kelak in syaa Allah bermanfaat untuk masa depannya,” ujarnya.
Indra juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMK PIM atas peran dan pendampingan yang telah diberikan kepada putranya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMK PIM yang telah membina, mendidik, dan mengarahkan anak kami hingga memiliki keterampilan dan karakter kerja yang baik. Bagi kami, SMK PIM adalah pilihan yang tepat bagi orang tua di Malang dan sekitarnya yang ingin anaknya siap kerja, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang jelas,” tegasnya.
Ia berharap Nafhan dapat terus menjadi pribadi yang rajin, berakhlak baik, serta tidak pernah meninggalkan sholat. Menurutnya, peran orang tua tetap penting dalam mendampingi anak.
“Saya bukan orang tua yang sempurna, namun saya berusaha mendampingi anak-anak dengan menjadi sahabat, sering berkomunikasi, bertukar pikiran, dan yang terpenting selalu mendoakan agar mereka senantiasa dalam lindungan Allah, menjadi anak-anak yang sholeh dan sukses dunia akhirat,” pungkasnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi murid lainnya sekaligus menguatkan kepercayaan masyarakat bahwa pendidikan vokasi melalui SMK PIM mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri.
