MPLS Ramah SMK PIM 2026: Menanamkan Integritas, Membentuk Karakter, Menyiapkan Generasi Masa Depan

MALANG – Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti halaman SMK Putra Indonesia Malang (SMK PIM) saat ratusan peserta didik baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS kali ini menjadi langkah awal membangun karakter, kedisiplinan, dan mimpi besar para siswa baru.
Mengusung konsep “MPLS Ramah”, SMK PIM menghadirkan kegiatan pengenalan sekolah yang edukatif, inklusif, aman, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan dan kekerasan. Para siswa baru diajak mengenal budaya sekolah, nilai-nilai karakter, hingga semangat meraih masa depan melalui pendidikan vokasi.
Puncak kegiatan MPLS ditandai dengan Deklarasi Integritas dan Anti Korupsi yang dipimpin langsung oleh Kepala SMK PIM, Eka Tries Yuliani, S.Si. Deklarasi tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Jawa Timur sebagai bentuk komitmen dunia pendidikan dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berintegritas.
Dalam deklarasi tersebut, SMK PIM mengenalkan Gerakan Jumat Bersepeda, sebuah akronim yang mengandung sembilan nilai utama antikorupsi sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik. Sembilan nilai tersebut meliputi Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras.
“Nilai-nilai ini bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah memiliki tanggung jawab untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keahlian, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” ujar Eka Tries Yuliani dalam sambutannya.
Menanamkan Keyakinan Sejak Hari Pertama
Di hadapan peserta MPLS, Eka menyampaikan pesan penuh motivasi agar seluruh siswa baru yakin terhadap pilihan mereka melanjutkan pendidikan di SMK PIM.
“Selamat datang di SMK PIM. Kalian harus yakin dengan pilihan kalian. Yakin bahwa di sini kalian akan meraih masa depan yang cerah,” tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan menjadi peserta didik SMK merupakan sebuah anugerah yang harus disyukuri. Sebab, masih banyak anak-anak seusia mereka yang belum mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
“Ini adalah sebuah kenikmatan. Saat ini kalian sudah bisa mengenakan seragam SMK dan mengikuti MPLS. Di luar sana masih banyak teman-teman kalian yang belum mendapatkan kesempatan sekolah,” ungkapnya.
Selama satu minggu MPLS, para siswa akan ditempa melalui berbagai kegiatan pengenalan lingkungan SMK PIM. Tidak hanya mengenal program keahlian, tetapi juga membangun mental, fisik, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.
“Kekuatan fisik dan mental sangat dibutuhkan untuk menjalani proses belajar di SMK PIM. Semua ini adalah bekal untuk mencapai masa depan yang gemilang,” tambahnya.
Dari Siswa Baru Hingga Calon Lulusan, Semua Memiliki Peran
Eka juga memberikan pesan khusus kepada seluruh jenjang kelas.
Untuk siswa kelas XI, ia berpesan agar mampu menunjukkan perubahan positif setelah naik tingkat dan menjadi contoh bagi adik kelasnya.
“Kalian sudah memiliki adik kelas X. Jadilah role model yang baik. Tunjukkan sikap, prestasi, dan karakter yang bisa menjadi inspirasi,” pesannya.
Sementara untuk siswa kelas XII, Eka mengingatkan bahwa mereka sudah memasuki tahap akhir perjalanan di SMK PIM. Perencanaan masa depan harus mulai dipersiapkan sejak sekarang.
“Kalian harus mulai memikirkan setelah lulus nanti. Apakah akan bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan tinggi. Semua harus dipersiapkan dengan matang,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk mengikuti seluruh program sekolah dengan sungguh-sungguh. Sebab, guru dan tenaga pendidik SMK PIM telah menyiapkan berbagai program pembelajaran selama satu semester untuk mendukung keberhasilan siswa.
“Tingkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Ikuti semua program yang sudah dirancang sekolah, karena semua itu untuk kebaikan dan masa depan kalian,” tegasnya.
Penyematan Tanda Peserta, Simbol Perjalanan Baru
Momen haru dan penuh kebanggaan terasa saat dua perwakilan siswa baru, Nafira Anggita Gunardi dan Masayu Danika Kusuma Winata, menerima penyematan tanda peserta MPLS 2026 sebagai simbol dimulainya perjalanan baru mereka di SMK PIM.
Nafira Anggita Gunardi, siswa baru kelas X Teknik Kimia Industri asal SMP Negeri 2 Pakis, mengaku bahagia bisa menjadi bagian dari keluarga besar SMK PIM.
“Senang banget, karena bisa bertemu teman-teman baru dari daerah yang berbeda. Kakak OSIS juga ramah. Awalnya saya berpikir MPLS itu kakak kelas akan marah-marah, ternyata semuanya sangat baik dan membantu,” ungkap Nafira.
Ia berharap dapat berkembang dan menjadi bagian dari sekolah yang mampu mencetak lulusan terbaik.
Sementara itu, Masayu Danika Kusuma Winata, siswa baru kelas X Farmasi Industri asal SMP Negeri 20 Malang, juga merasakan pengalaman positif selama mengikuti MPLS.
“Saya kira kakak kelas akan keras dan kurang baik, ternyata lingkungan di SMK PIM sangat baik. Menurut saya SMK PIM bagus, apalagi untuk masa depan karena kalau ingin bekerja jalurnya lebih jelas,” ujarnya.
Membangun Sekolah Ramah, Mencetak Generasi Unggul
Melalui MPLS Ramah 2026, SMK PIM tidak hanya menyambut siswa baru, tetapi juga menanamkan pesan bahwa pendidikan adalah perjalanan panjang membangun masa depan.
Dengan budaya sekolah yang mengedepankan integritas, kedisiplinan, kolaborasi, dan kompetensi, SMK PIM terus berkomitmen mencetak generasi vokasi yang siap kerja, siap kuliah, dan siap menghadapi tantangan dunia masa depan.
“Hari pertama di SMK PIM bukan hanya tentang mengenal sekolah, tetapi tentang memulai perjalanan untuk menjadi pribadi yang lebih hebat.”
BACA JUGA : TEMU ALUMNI SMK PIM, HANGATKAN SILATURAHMI LINTAS GENERASI
